Annotated Bibliographies
Format Pelaporan :
| Pertemuan Ke | : | Kode Kelas | :SI161I |
| NIM | :1014465463 | Mata Kuliah / Sks | :Petruk / 3 Sks |
| Nama Mahasiswa | :Erni Astuti | Nama Dosen | :Padeli |
Tema : Definisi OOP
Sumber : Internet
Rangkuman :
OOP PHP adalah kependekan dari Object Oriented Programming PHP. Tutorial ini, seperti juga tutorial di Prothelon.com lainnya ditujukan buat kamu yang masih newbie dengan Pemrograman berbasis Obyek (OOP).
PHP selain mendukung pemrograman terstruktur, juga mendukung Object Oriented Programming atau yang juga dikenal sebagai OOP. Meskipun dukungan terhadap OOP pada PHP tidak sekuat Java, tetapi PHP sudah cukup mature dalam mendukung OOP.
Pembuatan program berbasis OOP akan sangat terasa manfaatnya jika kita ingin membuat program berskala besar atau program-program yang nantinya akan sering kita ulangi pembuatannya dengan beberapa penyesuaian kecil, namun untuk program berskala kecil, mungkin lebih baik pakaiyang pemrograman terstruktur.
Object Oriented Programming adalah sebuah cara membuat program berbasis obyek, artinya kamu harus mengubah cara berpikir kita menjadi berbasis obyek. Beberapa istilah baru yang akan sering digunakan dalam OOP yaitu class, object, encapsulation, inheritance dan polymorphism.
| Tugas Ke # | :1 | © Perguruan Tinggi Raharja |
| Tanggal | :6 Juni 2011 | Get The Better Future By Computer Science |
Syarat-syarat tugas :
- Rangkuman tidak lebih dari ½ halaman kertas A4
- Hardcopy dikumpulkan dalam waktu 1 minggu setelah penugasan
- Softcopy dikumpulkan melalui email ke padeli@faculty.raharja.ac.id
- Setiap mahasiswa harus berbeda sumber dan pokok bahasannya.
- Bentuk laporan harus sesuai ketentuan yang diberikan
Annotated Bibliographies
Format Pelaporan :
| Pertemuan Ke | : | Kode Kelas | :SI161I |
| NIM | :1014465463 | Mata Kuliah / Sks | :Petruk / 3 Sks |
| Nama Mahasiswa | :Erni Astuti | Nama Dosen | :Padeli |
Tema : Konsep OOP
Sumber : Internet
Rangkuman :
Beberapa paradigma pemrograman berorientasi objek :
1.Melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.
2.Konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.Membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.
4.OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur).
5.Bertujuan untuk membuat program lebih terorganisasi dan terstruktur.
6.Untuk membuat program lebih terorganisasi, harus medekomposisi sebuah tugas menjadi sub – sub tugas.
7.Untuk mempermudah dekomposisi digunakan abstraksi.
8.Sebuah abstraksi terdiri atas sifat – sifat yang esensial untuk suatu tujuan tertentu, bagian detailnya disembunyikan.
9.Bentuk – bentuk abstraksi yang digunakan antara lain : procedure, modules, user – defined types dan object.
10.Procedure adalah abstraksi dari program.
11.Program sendiri merupakan koleksi dari procedure atau sub – rutin.
12.Seorang programmer dapat berkonsentrasi pada satu bagian dari program pada suatu waktu tanpa melihat detail program secara keseluruhan.
Beberapa paradigma pemrograman berorientasi objek :
1.Melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.
2.Konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.Membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.
4.OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur).
5.Bertujuan untuk membuat program lebih terorganisasi dan terstruktur.
6.Untuk membuat program lebih terorganisasi, harus medekomposisi sebuah tugas menjadi sub – sub tugas.
7.Untuk mempermudah dekomposisi digunakan abstraksi.
8.Sebuah abstraksi terdiri atas sifat – sifat yang esensial untuk suatu tujuan tertentu, bagian detailnya disembunyikan.
9.Bentuk – bentuk abstraksi yang digunakan antara lain : procedure, modules, user – defined types dan object.
10.Procedure adalah abstraksi dari program.
11.Program sendiri merupakan koleksi dari procedure atau sub – rutin.
12.Seorang programmer dapat berkonsentrasi pada satu bagian dari program pada suatu waktu tanpa melihat detail program secara keseluruhan.
| Tugas Ke # | :1 | © Perguruan Tinggi Raharja |
| Tanggal | :6 Juni 2011 | Get The Better Future By Computer Science |
Syarat-syarat tugas :
- Rangkuman tidak lebih dari ½ halaman kertas A4
- Hardcopy dikumpulkan dalam waktu 1 minggu setelah penugasan
- Softcopy dikumpulkan melalui email ke padeli@faculty.raharja.ac.id
- Setiap mahasiswa harus berbeda sumber dan pokok bahasannya.
- Bentuk laporan harus sesuai ketentuan yang diberikan
Annotated Bibliographies
Format Pelaporan :
| Pertemuan Ke | : | Kode Kelas | :SI161I |
| NIM | :1014465463 | Mata Kuliah / Sks | :Petruk / 3 Sks |
| Nama Mahasiswa | :Erni Astuti | Nama Dosen | :Padeli |
Tema : Karakteristik OOP
Sumber : Internet
Rangkuman :
Pemrograman Berbasis Obyek :
1. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut obyek
2. Obyek-obyek dalam OOP bersifat aktif
3.Cara pandang : program bukan urut-urutan instruksi tapi diselesaikan oleh obyek-obyek yang bekerjasama untuk menyelesaikan masalah
Karakteristik OOP
Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :
1.Encapsulation (pembungkusan)
2.Inheritance (pewarisan)
3.Polymorphism (polimorfisme – perbedaan bentuk)
Inheritance
Banyak objects diklasifikasikan menurut hirarki.
1.Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya ke class yang lain
2.Class yang mewarisi disebut superclass
3.Class yang diberi warisan disebut subclass
4.Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain => disebut multilevel inheritance.
Keuntungan Penggunaan Pewarisan
1.Subclass memiliki atribut dan method yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, meskipun keduanya mirip (dalam hal kesamaan atribut dan method)
2.Dengan demikian pada pembuatan subclass, programmer bisa menggunakan ulang source code dari superclass yang ada => ini yang disebut dengan istilah reuse.
3.Class-class yang didefinisikan dengan atribut dan method yang bersifat umum yang berlaku baik pada superclass maupun subclass disebut dengan abstract class
Polymorphism
Polymorphisms adalah kemampuan 2 buah object yang berbeda untuk merespon pesan permintaan yang sama dalam suatu cara yang unik.
Encapsulation
Ciri penting lainnya dari OOP adalah encapsulation. Encapsulation adalah sebuah proses dimana tidak ada akses langsung ke data yang diberikan, bahkan hidden. Jika kamu ingin mendapat data, kamu harus berinteraksi dengan object yang bertanggung jawab atas dara tersebut.
1. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut obyek
2. Obyek-obyek dalam OOP bersifat aktif
3.Cara pandang : program bukan urut-urutan instruksi tapi diselesaikan oleh obyek-obyek yang bekerjasama untuk menyelesaikan masalah
Karakteristik OOP
Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :
1.Encapsulation (pembungkusan)
2.Inheritance (pewarisan)
3.Polymorphism (polimorfisme – perbedaan bentuk)
Inheritance
Banyak objects diklasifikasikan menurut hirarki.
1.Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya ke class yang lain
2.Class yang mewarisi disebut superclass
3.Class yang diberi warisan disebut subclass
4.Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain => disebut multilevel inheritance.
Keuntungan Penggunaan Pewarisan
1.Subclass memiliki atribut dan method yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, meskipun keduanya mirip (dalam hal kesamaan atribut dan method)
2.Dengan demikian pada pembuatan subclass, programmer bisa menggunakan ulang source code dari superclass yang ada => ini yang disebut dengan istilah reuse.
3.Class-class yang didefinisikan dengan atribut dan method yang bersifat umum yang berlaku baik pada superclass maupun subclass disebut dengan abstract class
Polymorphism
Polymorphisms adalah kemampuan 2 buah object yang berbeda untuk merespon pesan permintaan yang sama dalam suatu cara yang unik.
Encapsulation
Ciri penting lainnya dari OOP adalah encapsulation. Encapsulation adalah sebuah proses dimana tidak ada akses langsung ke data yang diberikan, bahkan hidden. Jika kamu ingin mendapat data, kamu harus berinteraksi dengan object yang bertanggung jawab atas dara tersebut.
| Tugas Ke # | :1 | © Perguruan Tinggi Raharja |
| Tanggal | :6 Juni 2011 | Get The Better Future By Computer Science |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar